Antrean Mengalahkan Nyawa? Dugaan Kelalaian Pelayanan Di Pelabuhan Roro Penarik:Tuai Kecaman Keras Dari DPC AKPERSI Lingga


Keterangan Foto Said Muhamad Junaidi.C.ILJ., Ketua DPC AKPERSI Kabupaten Lingga 

FAKTALAPANGAN.COM- Peristiwa viral yang memperlihatkan seorang pasien sakit tetap harus mengantre di Pelabuhan Roro Penarik, Kabupaten Lingga, terus memantik reaksi publik dan memunculkan pertanyaan serius terkait standar pelayanan kemanusiaan di fasilitas transportasi tersebut.Minggu 05/04/2026

Insiden ini mendapat sorotan tajam dari Ketua DPC Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Kabupaten Lingga, Said Muhamad Junaidi, C.ILJ. Ia menyampaikan keprihatinan sekaligus kritik keras terhadap dugaan kelalaian dalam pelayanan yang dinilai tidak responsif terhadap kondisi darurat.

Kejadian ini sangat memprihatinkan. Jika benar pasien dalam kondisi sakit harus tetap mengantre tanpa prioritas, maka ini patut dievaluasi serius. Nilai kemanusiaan seharusnya menjadi dasar utama dalam pelayanan publik,” ujarnya.

Menurut Said, pelayanan di pelabuhan tidak semata-mata soal aturan antrean, melainkan juga harus mempertimbangkan situasi khusus, termasuk kondisi kesehatan penumpang. Ia menilai, perlu ada standar operasional prosedur (SOP) yang jelas dan dijalankan secara konsisten untuk kondisi darurat.

Ia juga menegaskan bahwa kritik yang disampaikan merupakan bentuk kepedulian terhadap kualitas pelayanan publik, bukan sekadar menyalahkan pihak tertentu.

Kami tidak dalam posisi menghakimi, namun mendorong agar ada evaluasi menyeluruh. Jika ditemukan adanya kelalaian, maka perlu ada pembenahan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

DPC AKPERSI Kabupaten Lingga, lanjutnya, meminta Dinas Perhubungan (Dishub) setempat untuk melakukan klarifikasi terbuka kepada publik serta menindaklanjuti peristiwa ini secara profesional dan transparan.

Kami berharap Dishub dapat memberikan penjelasan resmi kepada masyarakat, sekaligus memastikan adanya perbaikan sistem pelayanan, terutama dalam penanganan penumpang dengan kondisi khusus atau darurat,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola Pelabuhan Roro Penarik maupun instansi terkait mengenai kronologi lengkap kejadian tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian luas karena menyangkut hak dasar masyarakat dalam memperoleh pelayanan yang layak, aman, dan manusiawi. Publik pun menanti langkah konkret dari pihak berwenang guna memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

Tim

Posting Komentar untuk "Antrean Mengalahkan Nyawa? Dugaan Kelalaian Pelayanan Di Pelabuhan Roro Penarik:Tuai Kecaman Keras Dari DPC AKPERSI Lingga "