Baner

Baner

Spektakuler ! FKBN Laporkan Program Bela Negara Berbasis Pangan Organik Ke Kemhan



Keterangan foto Forum kader bela negara(FKBN) saat di  kementerian pertahanan 

FAKTALAPANGAN.COM-Forum Kader Bela Negara (FKBN) kian mantap menorehkan kiprah strategis dalam menjaga ketahanan nasional. Pada Kamis (11/9/2025), Badan Koordinator Pusat FKBN resmi menyampaikan Laporan Rencana Kegiatan (Rengiat) Semester I 2025 kepada Kementerian Pertahanan (Kemhan) di Ruang Rapat Dirjen Potensi Pertahanan, Gedung Suprapto, Lantai 2, Jakarta. Selasa 16/09/2025

Dipimpin langsung oleh Kepala Badan FKBN Angga Rahadian Tirtawijaya dan Sekretaris Utama R. Elpin Subagus, jajaran FKBN memaparkan berbagai capaian penting dan agenda lanjutan Semester II kepada Dirjen Potensi Pertahanan Kemhan Laksamana Muda TNI Sri Yanto.

 Panen Spektakuler 8,9 Ton per Hektar

Dalam paparannya, FKBN menonjolkan keberhasilan Program Ketahanan Pangan Terapan Sistem Organik Bela Negara yang dijalankan di Kabupaten Wonogiri dan Sukoharjo. Program ini menghasilkan panen spektakuler mencapai 8,9 ton per hektar, sekaligus membuktikan bahwa konsep Bela Negara tak hanya soal pertahanan fisik, tetapi juga kedaulatan pangan.

“Program ini mencetak Petani Bela Negara yang siap beralih dari sistem tanam berbasis kimia ke sistem organik. Dengan demikian, ketergantungan pada pupuk impor dapat ditekan, dan emisi karbon berkurang signifikan,” ujar Angga Rahadian Tirtawijaya.

Merauke Jadi Laboratorium Ketahanan Pangan

FKBN juga memperluas implementasi program ke Kabupaten Merauke, Papua Selatan, tepatnya di Distrik Tanah Miring. Pendekatan organik terbukti meningkatkan kualitas tanah: pH tanah naik dari 4 menjadi 6, menandakan lahan lebih subur dan berkelanjutan.

Langkah ini dipandang sebagai bukti nyata konsep Bela Negara yang menyentuh aspek lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat lokal.

 Apresiasi dan Sinergi

Laksamana Muda TNI Sri Yanto menyambut baik capaian FKBN dan mendorong agar program strategis ini disinergikan dengan Universitas Pertahanan serta dilaporkan langsung kepada Menteri Pertahanan. Apresiasi ini menegaskan bahwa model ketahanan pangan berbasis Bela Negara berpotensi menjadi percontohan nasional.

 Diklat Insan Pers Bela Negara

Tak berhenti pada ketahanan pangan, FKBN juga mengumumkan rencana Diklat Insan Pers Bela Negara pada akhir Oktober 2025. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik sekaligus memperkuat partisipasi media dalam menyebarluaskan nilai-nilai Bela Negara.

Simbol Kebersamaan

Pertemuan bersejarah tersebut ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran FKBN dan pejabat Kementerian Pertahanan — sebuah simbol sinergi dan komitmen menjaga ketahanan nasional lintas sektor.


Kesimpulan Singkat:
Berita ini menampilkan FKBN bukan hanya sebagai organisasi pembina kader Bela Negara, tetapi juga motor inovasi ketahanan pangan. Dengan angka panen 8,9 ton/hektar, peningkatan pH tanah di Papua Selatan, hingga Diklat Pers di akhir Oktober, FKBN memposisikan diri sebagai pelopor Bela Negara yang relevan dengan kebutuhan masa kini.


Red




Posting Komentar untuk "Spektakuler ! FKBN Laporkan Program Bela Negara Berbasis Pangan Organik Ke Kemhan"