Ratusan Warga Terdampak Penutupan Tambang, Pemerintah Desa Lakukan Verifikasi:Harap Dukungan Gubernur KDM
FAKTALAPANGAN,COM-Sebagai tindak lanjut atas instruksi Gubernur Jawa Barat terkait penanganan dampak sosial dan ekonomi akibat penutupan aktivitas tambang di wilayah Desa Lumpang, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, telah dilaksanakan kegiatan pendataan warga terdampak oleh pihak desa bersama unsur kecamatan dan instansi terkait.Jum'at 24/10/2025
Dari hasil pendataan awal, tercatat sebanyak 973 warga yang terdampak secara langsung maupun tidak langsung oleh penutupan kegiatan tambang tersebut. Warga terdampak terdiri dari berbagai kelompok profesi, antara lain:
Sopir dan kernet pengangkut hasil tambang,
Pelaku UMKM di sekitar area tambang,
Buruh harian lepas,
Serta masyarakat lain yang selama ini menggantungkan penghidupan pada aktivitas tambang.
Namun demikian, setelah dilakukan proses verifikasi dan validasi data oleh tim terpadu, jumlah warga yang dinyatakan tervalidasi sebagai penerima dampak langsung adalah sebanyak 192 orang.
Masyarakat berharap agar hasil pendataan ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah Provinsi Jawa Barat, di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi, untuk segera menetapkan solusi dan langkah tindak lanjut yang berpihak pada masyarakat terdampak, baik dalam bentuk program pemberdayaan ekonomi, pelatihan kerja, maupun bantuan sosial sementara.
Diharapkan dengan adanya perhatian dan kebijakan yang tepat dari Pemerintah Provinsi, masyarakat Desa Lumpang dapat segera pulih dari dampak ekonomi yang timbul akibat penutupan tambang tersebut.
Sampai berita ini di tayangkan awak media belum bisa konfirmasi ke Gubernur Jawa Barat
Tim
Posting Komentar untuk "Ratusan Warga Terdampak Penutupan Tambang, Pemerintah Desa Lakukan Verifikasi:Harap Dukungan Gubernur KDM"