Cinta Berubah Petaka Karena Cemburu, Nyawa Pun Melayang: Jaka Suami Siri Diana Di Tahan Ke Polda Kepri
Keterangan foto Zakaria alias Jaka suami siri dari Diana alias Fitri korban pembunuhan di amankan oleh Polda Kepulauan Riau
FAKTALAPANGAN.COM – Aroma busuk yang tercium dari sudut permukiman di Jalan Kartini, Sungai Lumpur, Dabo Singkep, awalnya hanya dianggap bau bangkai biasa oleh warga. Namun siapa sangka, dari tanah yang tampak sunyi itu, tersimpan kisah pilu yang mengiris hati.Selasa 12/05/2026
Sesosok jasad perempuan berparas cantik jelita yaitu Diana alias Fitri ditemukan tertimbun dangkal di samping rumah, membuka tabir dugaan pembunuhan yang mengguncang masyarakat Kabupaten Lingga.
Korban diketahui bernama Diana alias Fitri
perempuan yang diduga menjadi korban pembunuhan oleh suami sirinya sendiri, Zakaria alias Jaka (43). Perempuan yang semestinya mendapatkan perlindungan dalam rumah tangga itu justru ditemukan tak bernyawa, terkubur tanpa nisan, seolah ingin dihapus dari kehidupan.
Dalam konferensi pers yang digelar Polda Kepri, Kabid Humas Polda Kepri Nona Prisillia mengungkapkan bahwa motif sementara pembunuhan dipicu rasa cemburu pelaku terhadap korban.
“Motif sementara yang berhasil diungkap yakni pelaku merasa cemburu terhadap korban karena diduga memiliki hubungan khusus dengan adik kandung pelaku sendiri berinisial BS,” ujar Kombes Pol Nona Prisillia.
Menurut penjelasan kepolisian, hubungan rumah tangga siri antara pelaku dan korban telah berlangsung kurang lebih selama dua tahun sejak 2024 lalu. Namun di balik hubungan itu, tersimpan kisah kelam yang perlahan menggerogoti kehidupan korban.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, Diana alias Fitri diduga kerap mengalami perlakuan kasar dari tersangka. Bahkan, korban disebut sering dikurung dan dilarang bergaul dengan orang lain. Dalam diam, korban dikabarkan pernah meminta bantuan kepada BS untuk mencarikan tempat tinggal baru karena sudah tidak tahan menjalani kehidupan bersama pelaku.
Bak pepatah “api dalam sekam”, bara kecemburuan itu diduga terus membesar hingga akhirnya berubah menjadi tragedi berdarah.
Dalam pemeriksaan di hadapan penyidik, Jaka mengaku menghabisi nyawa korban pada Minggu, 26 April 2026 sekitar pukul 19.00 WIB. Sebelum melakukan aksinya, pelaku terlebih dahulu memberikan minuman beralkohol kepada korban.
Saat kondisi korban mulai lemah, tersangka kemudian diduga mencekik korban dengan cara duduk di atas tubuh korban sambil menekan bagian leher hingga korban meninggal dunia.
Setelah memastikan korban tak lagi bernyawa, pelaku diduga berusaha menghilangkan jejak dengan menanam jasad Diana di samping rumah. Tanah sedalam kurang lebih dua jengkal menjadi saksi bisu atas peristiwa yang membuat warga sekitar diliputi rasa duka dan marah.
Namun kejahatan rapat tak selalu mampu menutup kebenaran. Bau menyengat yang mulai tercium warga akhirnya membongkar semuanya. Saat dilakukan pengecekan, bagian tubuh korban terlihat dari timbunan tanah sebelum akhirnya warga melapor kepada pihak kepolisian.
Usai kejadian, tersangka sempat melarikan diri ke luar daerah. Akan tetapi pelariannya berakhir setelah tim gabungan Satreskrim Polres Lingga bersama Subdit Jatanras Polda Kepri dan Tim Resmob Satreskrim Polres Lumajang berhasil menangkap pelaku di dalam sebuah bus saat perjalanan menuju Ponorogo, Jawa Timur, pada 8 Mei 2026 lalu.
Kini, tersangka JK telah ditahan di ruang tahanan Ditreskrimum Polda Kepri guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 459 subsider Pasal 458 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman pidana hukuman mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.
Di balik kasus ini, tersisa luka mendalam yang sulit terobati. Sebab terkadang, rumah yang seharusnya menjadi tempat pulang paling aman, justru berubah menjadi tempat terakhir seseorang kehilangan nyawa.
Tim
Posting Komentar untuk "Cinta Berubah Petaka Karena Cemburu, Nyawa Pun Melayang: Jaka Suami Siri Diana Di Tahan Ke Polda Kepri "