Merajut Asa Di Sudut Desa:Babinsa Dan Penjahit Bicara Tentang Rezeki Serta Keteguhan Hati
Keterangan foto Babinsa Desa Tajur Biru Serma Rocky, saat bersilaturahmi dengan Shawal yang berprofesi sebagai penjahit
FAKTALAPANGAN.COM – Di tengah kesibukan masyarakat mencari nafkah untuk keluarga, perhatian dan kepedulian terkadang hadir melalui sebuah percakapan sederhana yang penuh makna. Seperti yang dilakukan Babinsa Desa Tajur Biru, Kecamatan Temiang Pesisir, Kabupaten Lingga, Serma Rocky, saat bersilaturahmi dengan salah seorang warga binaannya, Sahwal, yang berprofesi sebagai penjahit pakaian, Sabtu(30/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai, hangat, dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus sarana mempererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat (KTR). Duduk bersama sambil berbincang ringan, keduanya berbagi cerita tentang kehidupan, pekerjaan, serta harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Dalam kesempatan tersebut, Serma Rocky memberikan motivasi, nasihat, serta dorongan moral kepada Sahwal agar tetap memiliki semangat kerja yang tinggi, tekun menjalankan profesinya, dan sabar menghadapi berbagai tantangan kehidupan dalam memenuhi kebutuhan keluarga.
Menurutnya, setiap profesi yang dijalankan dengan penuh kejujuran dan tanggung jawab merupakan pekerjaan yang mulia. Selain menjadi sumber penghidupan bagi keluarga, pekerjaan tersebut juga berkontribusi dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat desa.
"Sebagai Babinsa, kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memberikan motivasi dan pendampingan kepada masyarakat. Semangat bekerja, keikhlasan, dan rasa syukur merupakan modal penting dalam membangun keluarga yang sejahtera serta mewujudkan masyarakat yang kuat dan berdaya saing," ujar Serma Rocky.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menanamkan rasa syukur atas setiap rezeki yang diperoleh. Menurutnya, sekecil apa pun hasil yang didapat dari kerja keras harus disyukuri sebagai nikmat dan karunia dari Allah SWT.
Rasa syukur, kata Serma Rocky, bukan hanya menjadi bentuk penghormatan atas karunia Tuhan, tetapi juga sumber kekuatan yang mampu menumbuhkan optimisme, memperkuat mental, dan membentuk karakter yang tangguh dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kehidupan tidak selalu diukur dari seberapa besar hasil yang diperoleh, melainkan dari seberapa tulus usaha yang dilakukan dan seberapa ikhlas hati menerimanya. Sebab, kerja keras yang dibarengi doa dan rasa syukur akan melahirkan ketenangan serta keberkahan dalam menjalani kehidupan.
Serma Rocky menambahkan bahwa kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) merupakan salah satu sarana efektif untuk mengetahui kondisi sosial masyarakat secara langsung sekaligus memperkuat hubungan emosional antara TNI dan warga binaan.
Melalui interaksi yang terjalin secara humanis dan penuh kekeluargaan, Babinsa dapat memahami berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat serta memberikan dukungan moril yang dibutuhkan warga dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Sahwal menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta kepedulian yang diberikan oleh Babinsa kepada masyarakat.
Menurutnya, kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi sumber motivasi yang mendorong warga untuk terus bekerja keras dan berusaha memenuhi kebutuhan keluarga dengan cara yang baik dan halal.
"Saya sangat berterima kasih atas perhatian dan motivasi yang diberikan. Kehadiran Babinsa memberikan semangat baru bagi kami untuk terus bekerja, berusaha, dan mencari rezeki yang halal demi keluarga," ungkap Sahwal.
Melalui kegiatan Komsos seperti ini, diharapkan hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat dan harmonis. Dari silaturahmi yang sederhana lahir rasa kebersamaan, dari kepedulian tumbuh kepercayaan, dan dari semangat gotong royong terbangun kekuatan bangsa.
Karena sejatinya, kesejahteraan masyarakat tidak hanya dibangun melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan, kepedulian sosial, serta nilai-nilai kebersamaan yang terus dijaga dari waktu ke waktu.
Penulis: Kamarudin
Posting Komentar untuk "Merajut Asa Di Sudut Desa:Babinsa Dan Penjahit Bicara Tentang Rezeki Serta Keteguhan Hati"